Minggu, 13 Maret 2011

Semangat !

Pasti semua sering, atau seenggaknya pernah diceramahin tentang yang namanya semangat.
Gak usah susah-susah deh, ngambil filosofi-filosofi si filsuf A, filsuf B, filsuf V.

dari yang paling gampang aja nih
pernah jadi anak kecil kan ?
nggak semua hal harus berubah lho ketika kita tumbuh dewasa.
salah satunya ya, semangat itu

inget nggaak , hayoo ?
pas dulu masi kecil, belajar berdiri, belajar jalan
lebih sering jatuhnya daripada lama berdirinya
kalo nggak inget juga, liat aja deh kalo punya adek
ato anak orang lewat pelototin tuh (kalo gak di kemplang mbok-nya, dicurigai, wajah kriminal)

itu lho, yang perlu kita terapkan di masa sekarang ini

hal yang sama yang di ambil dan diteladani oleh seseorang yang sampai sekarang gaung namanya masih terdengar :
 Thomas Alva Edison

ia telah melakukan lebih dari 1000 percobaan demi menyempurnakan lampu.
ia tidak gentar di hina publik
bahkan di saat satu persatu rekan penelitiannya mulai tak tahan dan meninggalkannya
ia hanya berkata
"aku memang belum berhasil menemukan lampu, namun aku menemuka lebih dari 2000 cara untuk tidak membuat sebuah lampu"
kalo seandainya setiap orang punya pemikiran seperti itu, gak bakalan deh ada orang yang bunuh diri karena frustasi ! ya kan?
jadi, ini pilihanmu , mau mempertahankan semangat kecil mu, atau membiarkannya pergi seiring kamu tumbuh dewasa...

:D

Minggu, 13 Februari 2011

valentine

yep, valentine!
gak ngerayain sih, soaalnyaaa kan gak boleh dalam islam. kasih sayang tiap hari duong
ya ndak ?

tapi, enaknya kalo valentine, coklat bertebaran dimana-mana!!!
syukur-syukur, kalo malah dapet coklat, hehe.

sebenernya, kenapa thoh, coklat dipilih sebagai salah satu ikon valentine ?
sya juga gak tau. Mungkin karena manis-pahitnya coklat, identik dengan manis-pahitnya hubungan.

ah tauk ah.

Jumat, 31 Desember 2010

cappucino

tadi sore, aku iseng ikut-ikutan kakakku bikin cappucino. sekalian biar ntar tahan melek 1 tahun. (halah)

dan...
kayaknya aku responnya cepet banget.
pas magribnya , aku keringetan banyak banget. walah, habis mandi malah keringeten lagi. dan itu kayak mandi lagi.
seluruh bajuku sampe lengket. err... oke, rada lebay. gak semuanya juga sih. konsentrasi nya di punggung.

nah, pas tadi lagi tadarus, dalam konsentrasi penuh, tau-tau di atas ada bunyi "kletek kletek" ...
selanjutnya, secara otomatis, lantunan ayat-ayat al-Quran berganti menjadi teriakan yang membahana di seluruh kompleks ... *hasyah*

sesuatu nemplok di punggung ku , nyrempet rambutku yang masih basah karena baru keramas.
and... guess what i saw...


CICAK NEMPLOK DENGAN ANGGUNNYA DI PUNGGUNGKU , SAUDAGAR-SAUDAGAR!!!
 (?)

alhamdulillah-nya, saya bukan tipe "sinetron" mania , gituh. Gak kayak bude ku (bude : bu gedhe. sebutan bahasa jawa buat kakak cewek dari bapak/ibu), yang sinetron mania . contoh ni ya, aku njatuhin sesuatu. reaksinya : *kedua tangan megangin pipi* "aduhai sayangku~ jangan begitu, dong~ jadi kaget, nih!" . Atau pas lagi buru-buru : "ayo lekas , lekas !" . Eng... grr...

kakakku langsung keluar kamar begitu denger teriakanku yang oh-so-AWESOME. dan , ketawa ngakak sampe aku pengen banget nonjok wajah nya begitu dia tau aku ketibanan cicak.

dengan masih deg-degan, aku ngelanjutin ndarus. tapi keringetnya itu lho, ya Allah...
bolak-balik tak lap pake tangan, tapi, beberapa kali NETES . bayangin , NETES! selesai tadarus, langsung deh, aku ngacir ke kamar dan nyalain AC.

tapi, aku gak kapok minum cappucino !

Oya, itu bukan pertama kali nya aku ketibanan cicak. waktu itu pernah malem-malem , mbuka pintu, eh, ada cicak terjun dari langit. dan mendarat di belantara rambutku

Selasa, 28 Desember 2010

me and my sista !

Saya ini punya kakak , lhoo !
harusnya kakakku ada 2, tapi sayang, yang kedua gugur dalam kandungan.
jadinya, hanya tinggal aku dan kakakku yang sekarang kelas 3 SMA ini!

nah, seperti halnya hubungan kakak adek, aku masih sering bertengkar sama kakakku. tapi yah cuman main-main sih. Jaman "panas" ku sama kakakku yaitu wak tu aku kelas 3-4 SD, kakakku SMP.
wah, lebih mirip adegan telenovela. jambak-jambakan, sampe nanis-nangisan.

nah , kalo sekarang , paling berantemnya kayak tadi siang

#flashback: on#

kakakku :  *lagi minum*
aku         :  *nyenggol pinggulnya*
kakaku   : *keselek*
aku         : *lari sambil ketawa-ketawa*
kakakku  :  *naruh gelas* *ngejar aku*  heeh !

yang jelas, berikutnya, kami sudah guling-gulingan di lantai, saling serang dengan nggelitikin daerah-daerah yang gampang geli, kayak perut atau kuping dan leher. ada juga adu tendang dan tonjok, tapi --tentu saja-- cuman main-main.

#flashback : off#

sering juga, kami saling melindungi satu sama lain kalo pas di marahin . saling membantu masalah juga, dan yang palingenak punya kakak adalah minta ajarin yang gak bisa. tapi kira-kira juga. kalo kayaknya lagi bad mood , tak beranilah daku. kalo ngamuk kayak monster *plak!*.

oya, aku juga sering pinjem bukupelajarannya kakakku. iseng aja. dan mbak tyas, --kakakku-- kalo sedang baik hati kadang juga mau ngajarin.


setidaknya, aku bukan adek yang (tidak) budiman seperti ini . malang sekali kau mitha, punya adek yang bisa membuatmu masuk RSJ, atau bahasa Malaysia nya : Gubuk Gila . *gubrak*

tapi kakakku baik lhoh ! ada yang punya kakak yang lebih baik ?



Sabtu, 25 Desember 2010

bendera Indonesia berbeda dengan bendera Monako

selama ini, kita salah kaprah, menganggap bahwa Indonesia sama dengan bendera Monako.
tapi, sebenarnya berbeda, lhoh.


SEJARAH

Bendera Indonesia
Warna merah-putih bendera negara diambil dari warna Kerajaan Majapahit. Sebenarnya tidak hanya kerajaan Majapahit saja yang memakai bendera merah putih sebagai lambang kebesaran. Sebelum Majapahit, kerajaan Kediri telah memakai panji-panji merah putih. Selain itu, bendera perang Sisingamangaraja IX dari tanah Batak pun memakai warna merah putih sebagai warna benderanya , bergambar pedang kembar warna putih dengan dasar merah menyala dan putih. Warna merah dan putih ini adalah bendera perang Sisingamangaraja XII. Dua pedang kembar melambangkan piso gaja dompak, pusaka raja-raja Sisingamangaraja I-XII.[1] Ketika terjadi perang di Aceh, pejuang – pejuang Aceh telah menggunakan bendera perang berupa umbul-umbul dengan warna merah dan putih, di bagian belakang diaplikasikan gambar pedang, bulan sabit, matahari, dan bintang serta beberapa ayat suci Al Quran.[2] Di zaman kerajaan Bugis Bone,Sulawesi Selatan sebelum Arung Palakka, bendera Merah Putih, adalah simbol kekuasaan dan kebesaran kerajaan Bone.Bendera Bone itu dikenal dengan nama Woromporang.[3] Pada waktu perang Jawa (1825-1830 M) Pangeran Diponegoro memakai panji-panji berwarna merah putih dalam perjuangannya melawan Belanda. Kemudian, warna-warna yang dihidupkan kembali oleh para mahasiswa dan kemudian nasionalis di awal abad 20 sebagai ekspresi nasionalisme terhadap Belanda. Bendera merah putih digunakan untuk pertama kalinya di Jawa pada tahun 1928. Di bawah pemerintahan kolonialisme, bendera itu dilarang digunakan. Sistem ini diadopsi sebagai bendera nasional pada tanggal 17 Agustus 1945, ketika kemerdekaan diumumkan dan telah digunakan sejak saat itu pula. [4]

Bendera Monako
Warna Merah dan Putih sudah menjadi corak khas keluarga Grimaldi paling tidak semenjak 1339, namun dengan desain yang berubah-ubah.
Bendera Monako yang asli berbentuk sama dengan Bendera negara Monako tapi dengan gambar simbol negara versi sebelumnya di tengahnya, sudah digunakan sejak awal kerajaan ini berdiri, kecuali saat Monako di-aneksasi Perancis pada periode 1793-1814. Bentuknya yang kini yang lebih sederhana mulai digunakan sejak 4 April 1881.

Proporsi ukuran bendera (panjang : lebar)   :

Indonesia    :  3 : 2
Monako       :  5 : 4

 selain itu, yang lainnya sama , perbandingan banyaknya warna merah dan putih pun sama-sama 1 : 1.


intinya, benderanya Indonesia itu beda sama punya Monako!
setelah baca ini, jangan salah lagi yaa!

sumber : wikipedia